banner 728x250

Sujiwo Hadiri Malam Imlek di Sungai Kakap, Tegaskan Pesan Toleransi dan Kebersamaan

  • Share
Tahun Baru Imlek

Kuburaya – Perayaan Tahun Baru Imlek di Kecamatan Sungai Kakap berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Masyarakat Tionghoa bersama warga dari berbagai latar belakang budaya dan agama berkumpul dalam suasana penuh suka cita. Kehadiran Bupati Kubu Raya, Sujiwo, dalam perayaan malam Imlek tersebut menjadi simbol kuat bahwa Kabupaten Kubu Raya terus menjaga nilai toleransi dan persatuan di tengah keberagaman.

Acara yang digelar di wilayah Sungai Kakap itu diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari doa bersama, pertunjukan barongsai, hiburan seni budaya, hingga ramah tamah antarwarga. Suasana semakin semarak dengan lampion merah yang menghiasi lokasi acara, menciptakan nuansa khas Imlek yang hangat dan penuh harapan.

Dalam sambutannya, Sujiwo menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru Imlek kepada masyarakat yang merayakan. Ia berharap momentum ini membawa keberkahan, kesehatan, serta kesuksesan bagi seluruh warga Kubu Raya tanpa terkecuali.

“Perayaan Imlek bukan hanya milik satu kelompok saja, tetapi menjadi bagian dari kekayaan budaya kita bersama. Inilah wajah Kubu Raya yang sesungguhnya, hidup rukun dalam perbedaan,” ujar Sujiwo di hadapan masyarakat yang hadir.

Pesan Toleransi untuk Semua

Bupati Sujiwo menegaskan bahwa toleransi adalah fondasi utama dalam menjaga stabilitas dan keharmonisan daerah. Ia menilai, keberagaman suku, agama, dan budaya di Kubu Raya bukanlah alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan untuk saling melengkapi.

Menurutnya, pemerintah daerah berkomitmen menjaga suasana kondusif agar setiap warga dapat menjalankan ibadah dan tradisi keagamaan dengan aman dan nyaman. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus memperkuat rasa saling menghargai, terutama di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

“Kalau kita saling menghormati, maka tidak ada alasan untuk terjadinya konflik. Justru dari keberagaman inilah kita belajar saling memahami dan memperkuat persaudaraan,” tegasnya.

Pernyataan tersebut disambut tepuk tangan warga yang hadir. Banyak masyarakat merasa bangga karena pemerintah daerah hadir langsung dalam setiap momentum penting keagamaan, termasuk Imlek.

Simbol Keharmonisan di Kubu Raya

Perayaan malam Imlek di Sungai Kakap menjadi gambaran nyata bahwa kehidupan sosial di Kabupaten Kubu Raya berjalan harmonis. Warga dari berbagai latar belakang terlihat saling membantu dalam mempersiapkan acara, mulai dari penataan tempat hingga pengamanan kegiatan.

Tidak hanya masyarakat Tionghoa, warga dari suku dan agama lain pun turut hadir meramaikan perayaan. Mereka menikmati pertunjukan budaya, berbagi makanan, serta saling bersilaturahmi. Momen seperti ini memperlihatkan bahwa kebersamaan bisa terjalin tanpa memandang perbedaan.

Sujiwo menilai bahwa tradisi seperti ini perlu terus dipertahankan. Selain sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya, kegiatan tersebut juga menjadi ruang mempererat hubungan sosial antarwarga.

Ia berharap generasi muda dapat melihat langsung bagaimana pentingnya menjaga persatuan. Dengan pengalaman menghadiri acara lintas budaya seperti ini, anak-anak dan remaja akan tumbuh dengan pemahaman yang lebih luas tentang arti toleransi.

Dukungan Pemerintah untuk Kerukunan

Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, lanjut Sujiwo, akan terus mendukung setiap kegiatan keagamaan dan budaya yang berlangsung di daerah. Selama kegiatan tersebut membawa pesan positif, mempererat kebersamaan, serta menjaga ketertiban umum, maka pemerintah siap memberikan dukungan.

Ia juga mengingatkan bahwa menjaga kerukunan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab seluruh masyarakat. Komunikasi yang baik antarwarga dan tokoh masyarakat menjadi kunci agar suasana damai tetap terjaga.

“Kerukunan ini harus kita rawat bersama. Jangan mudah terprovokasi oleh isu-isu yang bisa memecah belah. Mari kita jaga Kubu Raya tetap aman dan harmonis,” pesannya.

Imlek sebagai Momentum Harapan Baru

Perayaan Imlek identik dengan harapan, semangat baru, dan doa untuk kehidupan yang lebih baik. Dalam suasana penuh cahaya lampion dan pertunjukan barongsai yang energik, warga Sungai Kakap menunjukkan bahwa keberagaman bisa menjadi kekuatan yang menyatukan.

Kehadiran Sujiwo dalam acara tersebut bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam merawat kebersamaan. Pesan toleransi yang disampaikan di malam Imlek menjadi pengingat bahwa harmoni sosial adalah modal utama dalam membangun daerah yang maju dan sejahtera.

Dengan semangat saling menghargai dan menghormati, Kabupaten Kubu Raya diharapkan terus menjadi contoh daerah yang damai, rukun, dan penuh persaudaraan di tengah keberagaman Indonesia.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *