KUBU RAYA – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun tata kota yang lebih rapi, nyaman, dan modern. Dua kawasan strategis yang kini menjadi fokus penataan adalah kawasan Pasar Melati dan Jalan Adisucipto di Kecamatan Sungai Raya. Langkah ini bukan sekadar proyek infrastruktur biasa, tetapi bagian dari visi besar menjadikan Kubu Raya sebagai daerah yang memiliki ruang publik berkualitas dan wajah kota yang membanggakan.
Bupati Kubu Raya, Sujiwo, turun langsung meninjau proses penataan tersebut. Kehadiran beliau di lapangan menjadi sinyal kuat bahwa program ini merupakan prioritas pemerintah daerah demi kenyamanan dan kepentingan masyarakat luas.
Pasar Melati Disiapkan Jadi Ruang Publik Asri
Kawasan Pasar Melati selama bertahun-tahun dikenal sebagai area yang padat dan kurang tertata. Lapak-lapak semi permanen yang berdiri lebih dari tiga dekade membuat kawasan tersebut terlihat kumuh dan semrawut. Kondisi ini tentu tidak mencerminkan wajah ibu kota kabupaten yang terus berkembang.
Kini, pemerintah daerah mulai melakukan pembongkaran bangunan lama yang menutup area tersebut. Setelah dibersihkan, kawasan ini akan disulap menjadi ruang publik yang asri, lengkap dengan pemasangan paving block, penataan taman, serta penghijauan di sejumlah titik strategis.
Menurut Bupati Sujiwo, ruang terbuka hijau sangat penting bagi masyarakat. Selain memperindah kota, keberadaan taman dan ruang publik juga dapat menjadi tempat warga berkumpul, beraktivitas, hingga bersantai bersama keluarga.
Menariknya, semangat penataan ini juga mendapat dukungan dari warga sekitar. Beberapa masyarakat bahkan mulai menanam bunga secara swadaya di lahan yang sudah dibersihkan. Pemerintah pun mengapresiasi partisipasi tersebut dan berkomitmen membantu penyediaan tanaman agar kawasan tersebut benar-benar menjadi taman yang hidup dan terawat.
Penataan Pasar Melati ini juga menjadi langkah awal untuk evaluasi lebih lanjut terhadap pengembangan pasar induk di kawasan tersebut. Dengan tata kelola yang lebih baik, diharapkan aktivitas perdagangan dapat berjalan lebih tertib tanpa mengorbankan estetika lingkungan.
Jalan Adisucipto Diproyeksikan Jadi Wajah Kota Modern
Selain Pasar Melati, perhatian pemerintah juga tertuju pada Jalan Adisucipto. Jalan ini merupakan salah satu jalur utama yang menjadi akses vital masyarakat, baik untuk aktivitas ekonomi maupun mobilitas harian.
Penataan Jalan Adisucipto dimulai dengan normalisasi parit dan pembenahan drainase. Langkah ini dinilai penting untuk mengurangi potensi genangan air dan banjir yang kerap terjadi saat musim hujan. Drainase yang lancar bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga menyangkut kesehatan lingkungan.
Setelah drainase ditata, pemerintah akan melakukan penghijauan di sepanjang jalur tersebut. Pohon-pohon akan ditanam agar kawasan terlihat lebih teduh dan ramah lingkungan. Konsep ini sejalan dengan visi pembangunan berkelanjutan yang mengutamakan keseimbangan antara infrastruktur dan lingkungan.
Tak hanya itu, penerangan jalan umum (PJU) juga menjadi perhatian serius. Pemerintah memastikan lampu jalan berfungsi optimal demi keamanan pengguna jalan pada malam hari. Bahkan, direncanakan pemasangan lampu hias untuk memperkuat kesan modern dan estetis.
Karena Jalan Adisucipto merupakan jalan berstatus provinsi, pemerintah kabupaten juga berencana berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terkait rencana pelebaran jalan. Jika terealisasi, pelebaran ini akan sangat membantu mengurai kepadatan lalu lintas yang terus meningkat seiring pertumbuhan wilayah.
Dampak Positif Bagi Masyarakat dan Perekonomian
Penataan kawasan Pasar Melati dan Jalan Adisucipto bukan hanya soal mempercantik kota. Dampaknya jauh lebih luas. Ruang publik yang tertata rapi dapat meningkatkan kenyamanan masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi baru.
Taman yang indah dan bersih bisa menjadi pusat aktivitas komunitas, lokasi acara, hingga spot foto yang menarik. Hal ini tentu berpotensi menggerakkan sektor UMKM di sekitar kawasan tersebut.
Sementara itu, Jalan Adisucipto yang lebih tertata dan modern akan meningkatkan citra daerah. Sebagai salah satu pintu masuk strategis menuju wilayah Kubu Raya, wajah jalan yang rapi akan memberikan kesan positif bagi pendatang maupun investor.
Pembangunan yang terencana juga menjadi bukti bahwa pemerintah daerah tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperhatikan kualitas hidup masyarakat. Kota yang bersih, hijau, dan tertata akan memberikan rasa bangga bagi warganya.
Menuju Kubu Raya yang Lebih Maju
Langkah penataan ini menjadi bagian dari transformasi besar Kabupaten Kubu Raya menuju daerah yang modern dan kompetitif. Pemerintah ingin memastikan bahwa pertumbuhan pembangunan berjalan seimbang dengan kenyamanan lingkungan.
Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini. Tanpa dukungan warga untuk menjaga kebersihan dan merawat fasilitas umum, penataan yang sudah dilakukan tidak akan bertahan lama.
Dengan komitmen yang kuat dari pimpinan daerah serta partisipasi aktif masyarakat, kawasan Pasar Melati dan Jalan Adisucipto diharapkan benar-benar menjadi simbol perubahan wajah kota Kubu Raya.
Kini, harapan itu mulai terlihat nyata. Dari kawasan yang sebelumnya kurang tertata, perlahan muncul wajah baru yang lebih segar, hijau, dan modern. Sebuah langkah kecil yang membawa dampak besar bagi masa depan Kubu Raya.














